• SMP NEGERI 287 JAKARTA
  • Unggul Dalam Mutu, Berakhlak Mulia Dan Kompetitif

Hardiknas 2020, (Belajar dari Covid-19)

PENGERTIAN HARDIKNAS

Hari Pendidikan Nasional, disingkat HARDIKNAS, adalah hari Nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, yang diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya.

SEJARAH HARDIKNAS

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan. Hari nasional ini ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, TUT WURI HANDAYANI yang artinya didepan memberi contoh, ditengah memberi semangat, dibelakang memberi dorongan, digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

HARDIKNAS SAAT INI

Di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan meniadakan penyelenggaraan upacara bendera pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2020 yang umumnya wajib diselenggarakan di setiap kantor instansi pusat dan daerah, setiap satuan pendidikan serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. 

Kemendikbud tetap menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020 pada 2 Mei 2020 pukul 08.00 WIB secara terpusat, terbatas, dan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah tanpa mengurangi makna, semangat, dan kekhidmatan acara, ungkap Mendikbud, Nadiem Makariem dalam surat bernomor 42518/MPK.A/TU/2020 tentang Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020.

Peringatan Hardiknas tahun ini mengambil tema "Belajar dari Covid-19". Satuan pendidikan, kantor instansi pusat dan daerah serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri pun diimbau ikut memeriahkan peringatan Hardiknas 2020 melalui media cetak, elektronik atau media sosial dengan menggunakan logo dan tema tersebut.

"Namun, kami mengimbau untuk tidak mengadakan kegiatan/aktivitas peringatan Hardiknas 2020 yang mengakibatkan berkumpulnya orang banyak pada suatu lokasi," tegas Mendikbud.

Menurut Mendikbud, aktivitas/kegiatan alternatif untuk memperingati dan memeriahkan Hardiknas dapat dilakukan secara kreatif, menjaga dan membangkitkan semangat belajar di masa darurat Covid-19, mendorong pelibatan dan partisipasi publik serta mematuhi protokol kesehatan pencegahan dan penyebaran Covid-19.

Karena Covid-19 kita sebagai Pelajar, Guru, Orang tua, untuk pertama kalinya, menyadari betapa sulitnya melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Untuk itu pendidikan yang efektif, membutuhkan kerja sama dari 3 hal ini, Guru, Siswa, dan Orang tua. Tanpa kerja sama tersebut, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi.

Semoga kita semua diberikan kesehata, kekuatan, dan semangat belajar agar bisa melalui masa sulit ini.

 

Penulis : Muhammad Bintang.V Kelas : 9B

Komentar

Tulisan nya cukup bagus, untuk anak remaja seperti kamu itu cukup bagus untuk menulis seperti itu, karna mudah di mengerti untuk orang² yang membacanya, tapi sayang sekali tidak ada daftar pustakanya, kalo di tambahkan daftat pustaka akan lebih bagus lagi. SEMANGAT TERUS YA BUAT YANG LEBIH BAGUS LAGI YA, MAAF KALO KOMENANNYA KURANG JELAS/KURANG DI MENGERTI

Bagus. Tingkatkan lagi. Tetap semangat

Sebuah tulisan yang membuka mata para wali murid atau orang tua murid, untuk sadar pentingnya duduk bersama dengan sang anak saat belajar.

Tulisannya sudah cukup bagus dan jelas. Perhatikan tanda bacanya (koma). Kalau bisa tambahkan daftar pusaka bila ada beberapa informasi yg di ambil dari beberapa sumber lainnya.

Penulis yang masih remaja, dapat dikatakan sebagai penulis yang kritis karena dapat memaparkan keadaan yang dialami para pelajar bahkan mahasiswa saat ini, namun perlu diperhatikan lagi dalam penulisan tanda baca dan EYD nya.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMPN 287 Jakarta Menggelar Acara Pelepasan Kelas IX Virtual Online

Jakarta - Setelah pengumuman kelulusan sampaikan secara online di website sekolah pada Jumat, 5 Juni 2020 minggu lalu dengan kelulusan 100%. Rangkaian terakhir acara yang akan dilaksana

12/06/2020 01:11 - Oleh Administrator - Dilihat 242 kali
Selamat Hari Kartini 21 April 2020

SMPN 287 Jakarta - Hari ini Selasa tanggal 21 April 2020 dan pada hari ini bertepatan dengan Hari Kartini. Hari Kartini diperingati sebagai bentuk penghormatan pada tokoh Raden Ajeng Ka

15/04/2020 14:09 - Oleh Administrator - Dilihat 368 kali
SMPN 287 Jakarta Borong Piala Kejuaraan SATRIA OPEN Jakarta Timur

SMPN 287 Jakarta memborong piala pada Kejuaraan Pencak Silat Satria Timur Open lll 2020 di Gor Otista, Gelanggang Remaja Jakarta Timur. Kejuaraan ini diikuti oleh ribuan pesilat yang be

15/04/2020 14:09 - Oleh Administrator - Dilihat 354 kali
Peningkatan Mutu dengan Pelatihan Penggunaan Aplikasi “SiPintar” bagi Guru

SMPN 287 Jakarta - Para guru SMPN 287 mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi Si Pintar. Aplikasi ini akan memudahkan pengelolaan pembelajaran di sekolah, seperti mengelola program tahu

15/04/2020 14:09 - Oleh Administrator - Dilihat 324 kali